Bagaimana dengan hati anda??

Ketahuilah saudaraku, bahwa kedudukan hati manusia bertingkat-tingkat, ada hati yang hidup, hati yang mati dan ada hati yang sakit. Allah ta’ala berfirman

أَوَمَنْ كَانَ مَيْتًا فَأَحْيَيْنَاهُ وَجَعَلْنَا لَهُ نُورًا يَمْشِي بِهِ فِي النَّاسِ كَمَنْ مَثَلُهُ فِي الظُّلُمَاتِ لَيْسَ بِخَارِجٍ مِنْهَا

“Dan apakah orang yang sudah mati kemudian dia Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah manusia, serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar dari padanya?” (Al An’aam : 122 )

Beberapa contoh mudah :

Hati Hidup

  • suka akan kebaikan ( pergi masjid, besedekah, puasa dsbgnya)
  • membenci perkara2 yang dilarang oleh Allah
  • suka kepada majlis ilmu (ilmu agama dan sbgnya)
  • dapat membezakan perkara baik dan buruk

Hati Mati

  • tidak suka akan kebaikan( x suka pergi masjid, x puasa dan sbgnya)
  • suka melakukan perkara2 yang dilarang oleh Allah
  • tidak suka akan majlis ilmu terutama majlis2 agama
  • tidak dapat membezakan perkara baik dan buruk(banyak kes2 buang bayi berlaku)

quote :

“Jika seseorang melihat orang yang susahMungkin sakit atau miskin dan papaHati tidak tersentuh, jiwa tidak simpatiMenunjukkan jiwa orang itu telah buta

Kalau melihat orang yang mendapat balaJiwa orang itu tidak deritaMelihat biasa sahajaTidak terasa apa-apa pada jiwaMenunjukkan peri kemanusiaannya sudah punah

Sekiranya melihat gunung, laut, pemandangan yang indahHanya terpesona dengan pandangan itu sahajaTidak terasa kehebatan dan kebesaran AllahMenunjukkan jiwa orang itu telah mati

Orang yang hatinya buta atau matiKemanusiaannya sudah punahDitunjuk ajar dia marah, diingatkan dia sakit hatiKalau dia ada kuasa, dia akan bertindak ganas”

 

Sebagaimana yang dikatakan oleh Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu:

هلك من لم يكن له قلب يعرف به المعروف والمنكر

“Celakalah bagi mereka yang tidak memiliki hati, yaitu hati yang bisa mengenal manakah kebaikan dan manakah keburukan”

 

quote2 :

 

“tanda hati mati

1. Mengaku kenal Allah swt tetapi tidak menunaikan hak-hakNya.

2. Mengaku cinta kepada Rasulullah saw tetapi mengabaikan sunnahbaginda

3. Membaca Al-Quran tetapi tidak beramal dengan hukum-hukumdidalamnya

4. Memakan nikmat-nikmat Allah tetapi tidak mensyukuri atas pemberianNya

5. Mengaku syaitan itu musuh tetapi tidak berjuang menentangnya

6. Mengaku adanya nikmat syurga tetapi tidak beramal untuk mendapatnya

7. Mengaku adanya seksa neraka tetapi tidak berusaha untuk menjauhinya

8. Mengaku kematian pasti tiba bagi setiap jiwa tetapi masih tidak bersediauntuknya

9. Menyibukkan diri membuka keaiban orang lain tetapi lupa akan keaibandiri sendiri

10. Menghantar dan menguburkan jenazah/mayat saudara seIslam tetapitidak mengambil pengajaran daripadanya.”

 

quote3 :

 

“moralnya….apabila hati dah mati ssh nk taat pada perintah ALLAh SWT..perintah ALLAH dianggap kecik je……keperluan dunia dianggap besar……bila hati dh mati….susah nk masuk cahaya Ilahi…ibarat mcm cermin…bila dh berhabuk byk…ssh nk msk cahaya….cm 2 la ibarat dgn hati manusia…bila hati bersih….mudah taat semua perintah ALLAH….HAIYA ALAS SOLAH…….mudah nk g masjid….sbb hati dh bersih…

marhum hadis…..Nabi saw bersabda jika ALLAH zahir kn ganjaran pergisolah berjemah….nescaya orang yang sakit sanggup merangkak utk pergi berjemaah….

…sayangnya Allah terhadap hambanya….tetapi amat sedikit hambanya bersyukur……”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: